“ Ini Tubuhku,

   Ini Diriku,

   Sesak ini, bagian dari hidupku,

  Kalau aku mau tubuh ini tetap bisa hidup, aku harus kuat.

  Ikhlas, berjuang, berdoa dan semangat “.

 

@@@   Ma, walaupun papa dan anak-anak tidak merasakan sesaknya, tapi papa dan anak-anak juga ikut berjuang untuk mama. Anak-anak menyiapkan dirinya sendiri tuk ke sekolah, mengaji, belajar sendiri, mengambil makan sendiri dll, itu juga mereka berjuang ma, mereka berusaha tidak ganggu mama, mama kan sering lihat anak-anak menangis kalau mama sakit. Kalau memang masih ada yang membuat mama marah, maklumi saja ma, mereka masih anak-anak.

Papa juga, dengan tiba-tiba harus meninggalkan kantor, padahal ada pekerjaan yang harus segera selesai. Papa, harus menahan perasaan tidak enak terhadap bosnya papa, atau papa  harus ingkar janji dengan teman-teman papa, tidak apa. Papa ikhlas temani mama. Kita semua berjuang tuk mama,  jadi tolong, mama jangan bilang lagi kalau mama sudah gak kuat, mama putus asa. Kan mama sudah janji sama papa. Betul, Papa temani, papa akan jaga. Semua sayang mama, semua butuh mama. Yang semangat ya sayang … Yang ikhlas. Semakin besar semangatnya mama, semakin besar ikhlasnya Papa @@@

 

Sungguh, Suamiku adalah anugrah terindah yang Allah berikan.  Sungguh indah.  Alhamdulillah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: